1. SIAPKAN FLASHDISK DAN BIKIN FOLDER DIDALAM FLASDIK DENGAN NAMA FOLDER WINE

2. COPY FILE YANG TERSEBUT DIBAWAH INI KEDALAM FOLDER WINE YANG ADA DIFLASHDIK.

a. wine1.3-dbg_1.3.14-0ubuntu1~maverickppa1_i386.deb

b. wine_1.1.42-0ubuntu4_all.deb

c. wine1.2-gecko_1.0.0-0ubuntu4_i386.deb

d. wine1.2_1.1.42-0ubuntu4_i386.deb

Download Semua File di http://wine.budgetdedicated.com/archive/

3. TANCAPKAN FLASHDISK ANDA DI KOMPUTER YANG SUDAH TERINSTALL UBUNTU 10.10 MAVERRICK MEERKAT

4. DOUBLECLICK SHORTCUT FLASHDISK YANG TERLIHAT DI DESKTOP

5. COPY FOLDER WINE YANG ADA DIFLASHDISK

6. DOUBLECLICK FILESYSTEM->HOME->USER(CONTOH LARISSO)->KLIKKANAN->PASTE. (FOLDER WINE SAAT INI TELAH TERCOPY DI UBUNTU LINUX)

7. KLIK MENU APPLICATIONS->ACCESSORIES->-TERMINAL

8. KETIK    sudo –i

9. MASUKKAN PASSWORD ROOT

10. KETIK cd /home/larisso/wine

11. UNTUK INSTALL WINE KETIK  sudo  dpkg –i  –force-depends *.deb

12. SETELAH PROSES SELESAI

13. KLIK APPLICATION->WINE->CONFIGURE WINE->KLIK TOMBOL OK

14. PROSES INSTALASI SELESAI,SELANJUTNYA TERSERAH ANDA

15. UNTUK BISA MENULISKAN 14 LANGKAH MENGINSTAL WINE TANPA KONEKSI INTERNET BUTUH PERJUANGAN 3 HARI, GIMANA PERJUANGAN MEMBUAT OS LINUX…. TIDAK TERBAYANGKAN….

16. TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT

Petunjuk install Database Postgresql 8.2.4 di openSUSE LINUX 10.3 dengan menggunakan YAST. Fasilititas kontrol di SUSE LINUX dengan menggunakan GUI (Grafic User Interface) adalah YAST, jika menggunakan windows yang kita kenal dengan Control Panel, walaupun newbie dilinux pasti anda bisa mengikuti langkah demi langkah proses instalasi Database Postgresql ini. Sekilas saya bercerita tentang Postgresql, sesuai dengan apa yang saya rasakan selama menggunakan database ini maksudnya postgresql adalah kecepatan dan keamanan, dari beberapa database yang saya gunakan dari versi komersial sampai versi yang gratis, untuk saat ini pilihan terakhir saya adalah postgresql, hal ini berkaitan dengan pekerjaan saya sebagai Database Application Developer, mencari solusi untuk menghindari yang berkaitan dengan HAKI, untuk membeli database komersial investasinya sangat besar akhirnya menggunakan versi GPL (General Public License), secure, and easy to use.

Bulan delapan  tanggal delapan tahun dua ribu tujuh (08-08-2007) angka yang indah, Saya sangat serius mempelajari PostgreSQL maklum karena saya baru migrasi database  dari Ms SQL Server ke MySQL dari MySQL ke PostgreSQL. PostgreSQL database yang berlogo GAJAH kalau kita tau tentang gajah adalah binatang yang kuat dalam segala hal, mungkin ini yang mengilhami developer postgresql untuk membuat logo gajah dan saya sudah merasakan betapa cepatnya postgres dalam memproses data dengan SQL walau saya harus melakukan penyusuaian sintak SQL  karena ada sedikit perbedaan dengan Ms SQL Server,MySQL, Tetapi yang saya rasakan banyak sintak SQL Postgres yang sangat memudahkan kita dalam mengquery data sedikit contoh :

select t1.* from(select kode_barang,nama_barang,min(tanggal_faktur) as tanggal_faktur from mst_transaksi_pembelian group by kode_barang,nama_barang)t1 where substr(tanggal_faktur,6,2)=’02′ order by t1.tanggal_faktur

 

ini adalah data hasil query sintak SQL diatas :

kode_barang nama_barang                                          tanggal_faktur

601204            BUKU FOLIO IDORA 300                    2007-02-19

601202            BUKU KAS Q IDORA 2K-100             2007-02-19

601207            BUKU KAS Q IDORA  3K-100            2007-02-19

601206            BUKU KELUAR MASUK IDORA        2007-02-19

601203            BUKU FOLIO IDORA 200                    2007-02-19

601205            BUKU FOLIO IDORA 100                    2007-02-19

Kalau kita perhatikan saya mengquery data dengan transaksi pada bulan 02 (dua), jika kita dengan menggunakan MsSQL Server atau MySQL kita harus merubah format tanggal_faktur tersebut dengan tipe Teks padalah jika field tanggal selalu dengan tipe field Date() arti kata Postgres “KAU TAU YANG KUMAU” asik yaaa.. berterimakasih dengan developer Postgres. Ibarat wanita Postgres itu “SUDAH CANTIK+SEKSI GRATIS LAGI” siapa yang nggak mau haaahaaaaaa aya-aya wae… ono-ono aeee, Hari gini masih ada yang Gratis hiiiheiiiiii… apalagi ditambah saat ini Microsoft or bang Bill lagi kehabisan uang hiihiiiiiii maaf bang bill becanda…. sweping software lagi galak-galaknya disamping untuk memperbaiki citra Negara kita Indonesia yang terkenal dengan …….. anda pasti sudah tau kan hiiihiii mungkin anda salah satu diantara …… atau penggunanya hihiiiiii termasuk saya sendiri, habis mau gimana kalau kita tidak ….. kapan kita bisa pinter hihiiiii, semuanya kembali ke diri masing-masing aja oke broooo.. kok udah jauh yaa ceritanya dari database maaf kelewatan asik membicarakan yang ……  dengan adanya database yang Free alias gratis sangat membantu kita semua di dunia ini yang membutuhkan database apalagi para programmer yang hanya punya modal sedikit tetapi ingin mendapatkan keuntungan yang melimpah ruah dari membangun sistem pasti tertawa lebar huaaaahaaaaaa asikkkkkk… selamatlah para programmer,software house dan banyak lagi yang diuntungkan terlebih perusahaan owner tersenyum… tetapi kalau orangnya  IT ngomong ke owner pak kita harus beli database Ms SQL Server  License langsung owner stresss…. dan Tanya berapa harganya yang pasti pak dijawab orang ITnya lebih mahal Ms SQL Server daripada Sepeda Motor baru pak waahwaaah sabar dulu yaaa saya pikirkan, setelah itu giliran orang ITnya yang stresss cari solusi dan intinya kembali lagi kalau kita harus Belajar dan Belajar terus tidak ada hentinya untuk memecah masalah yang saya ceritakan ini. Karna saya sudah mengalaminya, makanya saya bisa ceritaaaaaaaaaaaa….. ini belum lagi kalau orang IT developernya bilang begini ke owner pak OS server kita juga harus pake yang License pak, haaaa apa kaget ownernya berapa harganya Mahal pak wah,wah,wah,wah nggak ada yang murah dijawab dengan orang ITnya ada pak OS yang murah bapak Bikin Sendiri… ya kalau begitu mulai besok kamu saya PECAT, karna saya mau bikin OS sendiri yang murah hahaaahaaaa…..  sedikit saya jelaskan kalau saya tidak pernah fanatik terhadap sesuatu kita bebas memilih yang mana dan pada intinya kita hanya tinggal menghitung cost and benefit maksudnya brooooo hidup ini sudah susah jangan tambah susah cari yang gampang aja walau cari yang gampang itu juga tidak mudah… intinya semakin banyak kita explore berbagai macam database semakin banyak kita mendapatkan ilmu… semua database client server baik dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan seperti kita MANUSIA tidak ada yang SEMPURNA….

Epson Printer Codes

Epson Printer Codes ini berfungsi untuk mengatur Font and Size, pada pembuatan report dengan base text. Contoh @Prow()+1,1 Say CHR(27)+CHR(69) && ‘Hurup Tebal’

Characters ASCII codes Effect
[ESC] @ 27 64 Reset printer
[ESC] x 1
27 120 49 ‘Near Letter Quality’ On
[ESC] x 0
27 120 48 ‘Near Letter Quality’ Off
[ESC] 4
27 52 Italics On
[ESC] 5
27 53 Italics Off
[ESC] G
27 71 Double Strike On
[ESC] H
27 72 Double Strike Off
[ESC] M
27 77 Elite (12 chars per inch) font size
[ESC] P
27 80 Pica (10 chars per inch) font size
[ESC] [SI]
[SI]
27 15
15
Condensed Print
[DC2]
18 Cancel Condensed Print
[ESC] [SO]
[SO]
27 14
14
Enlarged (one line)
[DC4]
[LF]
20
10
Cancel Enlarged
[ESC] W l
27 87 49 Enlarged (more than one line)
[ESC] W 0
27 87 48 Cancel Enlarged (more than one line)
[ESC] - 1
27 45 49 Underline On
[ESC] - 0
27 45 48 Underline Off
[ESC] E
27 69 Bold On
[ESC] F
27 70 Bold Off
[ESC] S 1
27 83 49 Subscript (e.g. x1)
[ESC] S 0
27 83 48 Superscript (e.g. x2)
[ESC] T
27 84 Cancel Super/Subscript
[ESC] R n
27 82 n Select different foreign character set
[ESC] % 0 n
27 37 n Select internation character set n
[ESC] ! n
27 33 n Change print mode
[ESC] 0 27 48 1/8″ line spacing
[ESC] 1 27 49 7/9″ line spacing
[ESC] 2 27 50 1/6″ line spacing
[ESC] 3 n 27 51 n n/216″ line spacing
[ESC] A n 27 65 n n/72″ line spacing
[ESC] T n 27 84 n n/216″ line feed
[ESC] C n 27 67 n Page length (n = no. of lines)
[ESC] C 0 n 27 67 48 n Page length (n = no. of inches)
[ESC] N n 27 78 n Perforation skip (n = no. of lines)
[ESC] 0 27 48 Cancel peforation skip
[ESC] D n n n n 27 68 Set tab stops to n n n n
[ESC] B n n n n 27 66 Set vertical tab stops to n n n n
[ESC] Q n 27 81 n Set right margin
[ESC] l n 27 108 n Set left margin
[BEL] 7 Sound bell
[BS]
8 Backspace
[HT] 9 Horizontal Tab
[LF] 10 Line Feed
[VT] 11 Vertical Tab
[FF] 12 Form Feed (new page)
[CR]
13 Carriage Return
[DC1] 17 Printer Enable
[DC3] 19 Printer Disable
[CAN] 24 Cancel last line
[DEL] 127 Delete last character
[ESC] < 27 60 Home Print head
[ESC] U 1 27 85 49 Undirectional printing on
[ESC] U 0 27 85 48 Undirectional printing off
[ESC] s 1 27 115 49 Half speed printing on
[ESC] s 1 27 114 48 Half speed printing off
[ESC] 8 27 56 Ignore paper empty
[ESC] 9 27 57 Cancel ignore paper empty
[ESC] K n1 n2 27 75 n1 n2 Single density graphics no. of data = n2 * 256 + n1
[ESC] L n1 n2 27 76 n1 n2 Double density graphics no. of data = n2 * 256 + n1
[ESC] Y n1 n2 27 89 n1 n2 Double speed, Double density graphics.
[ESC] Z n1 n2 27 90 n1 n2 Quad density graphics
[ESC] * m n1 n2 27 42 m n1 n2 8 dot graphics modes, m = mode
[ESC] ? n m 27 63 n m Change graphics mode n to work as m. n is K, L, Y, or Z
[ESC] & 0 n m a p1 … p11 27 38 48 n m a p1 … p11 Redefine character. p1..p11 = character data. a = attribute, n+m characters to change.

Doa adalah doa, kita tidak bisa memaksakan do’a kita untuk dikabulkan
(mengidentikan Allah dengan tukang sulap). Sering do’a kita dijawab lain
atau ditangguhkan oleh Allah karena itu yang paling cocok dengan kita
ataupun jawabannya disimpan sampai diakhirat nanti, kadang2 kita jadi kufur
karena tidak bersabar. Disitulah moral kehidupannya. Smoga kita tetap
tawakal dan sabar. Amin.

DOA UNTUK SEKERANJANG TEMPE

Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu
penjual tempe . Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai
penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari
bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. ‘Jika tempe ini yang nanti
mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. ..’ demikian dia
selalu memaknai hidupnya.

Suatu pagi, setelah salat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang
bambu tempat tempe , dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang dia
letakkan di atas meja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe yang akan
dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang, sebagian berderai,
belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe itu masih
harus menunggu satu hari lagi untuk jadi.

Tubuhnya lemas. Dia bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan
uang, untuk makan, dan modal membeli kacang, yang akan dia olah kembali
menjadi tempe .

Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika meminta
kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, di tengadahkan
kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. ‘Ya Allah, Engkau tahu
kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini.
Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe .. Hanya
kepada-Mu kuserahkan nasibku…’ Dalam hati, dia yakin, Allah akan
mengabulkan doanya.

Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe . Dia rasakan
hangat yang menjalari daun itu. Proses peragian memang masih berlangsung.
Dadanya gemuruh. Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe . Dan… dia
kecewa. Tempe itu masih belum juga berubah. Kacangnya belum semua menyatu
oleh kapas-kapas ragi putih. Tapi, dengan memaksa senyum, dia berdiri. Dia
yakin, Allah pasti sedang ‘memproses’ doanya. Dan tempe itu pasti akan
jadi. Dia yakin, Allah tidak akan menyengsarakan hambanya yang setia
beribadah seperti dia. Sambil meletakkan semua tempe setengah jadi itu ke
dalam keranjang, dia berdoa lagi. ‘Ya Allah, aku tahu tak pernah ada yang
mustahil bagi-Mu. Engkau maha tahu, bahwa tak ada yang bisa aku lakukan
selain berjualan tempe … Karena itu ya Allah, jadikanlah. Bantulah aku,
kabulkan doaku…’

Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun
pembungkus tempe .. Pasti telah jadi sekarang, batinnya. Dengan berdebar,
dia intip dari daun itu, dan… belum jadi. Kacang itu belum sepenuhnya
memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang tersebut. ‘Keajaiban
Tuhan akan datang… pasti,’ yakinnya.

Dia pun berjalan ke pasar. Di sepanjang perjalanan itu, dia yakin, ‘tangan’
Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas tempe-tempenya.
Berkali-kali dia dia memanjatkan doa… berkali-kali dia yakinkan diri,
Allah pasti mengabulkan doanya.

Sampai di pasar, di tempat dia biasa berjualan, dia letakkan
keranjang-keranjang itu. ‘Pasti sekarang telah jadi tempe !’ batinnya.
Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan-pelan. Dan…
dia terlonjak. Tempe itu masih tak ada perubahan. Masih sama seperti ketika
pertama kali dia buka di dapur tadi.

Kecewa, aitmata menitiki keriput pipinya. Kenapa doaku tidak dikabulkan?
Kenapa tempe ini tidak jadi? Kenapa Tuhan begitu tidak adil? Apakah Dia
ingin aku menderita? Apa salahku? Demikian batinnya berkecamuk. Dengan
lemas, dia gelar tempe-tempe setengah jadi itu di atas plastik yang telah
dia sediakan. Tangannya lemas, tak ada keyakinan akan ada yang mau membeli
tempenya itu. Dan dia tiba-tiba merasa lapar… merasa sendirian. Tuhan
telah meninggalkan aku, batinnya. Airmatanya kian menitik. Terbayang esok
dia tak dapat berjualan… esok dia pun tak akan dapat makan. Dilihatnya
kesibukan pasar, orang yang lalu lalang, dan ‘teman-temannya’ sesama
penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang mulai berkemas. Dianggukinya
mereka yang pamit, karena tempenya telah laku. Kesedihannya mulai memuncak.
Diingatnya, tak pernah dia mengalami kejadian ini. Tak pernah tempenya tak
jadi. Tangisnya kian keras. Dia merasa cobaan itu terasa berat…

Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya. Dia
memalingkan wajah, seorang perempuan cantik, paro baya, tengah tersenyum,
memandangnya. ‘Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah jadi? Capek saya
sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang menjualnya. Ibu punya??’

Penjual tempe itu bengong. Terkesima. Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa
menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan. ‘Ya
Allah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi. Jangan engkau kabulkan
doaku yang tadi. Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan
tempe …’ Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia
letakkan lagi. ‘jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe …’

‘Bagaimana Bu? Apa ibu menjual tempe setengah jadi?’ tanya perempuan itu
lagi.

Kepanikan melandanya lagi. ‘Duh Gusti… bagaimana ini? Tolonglah ya Allah,
jangan jadikan tempe ya?’ ucapnya berkali-kali. Dan dengan gemetar, dia
buka pelan-pelan daun pembungkus tempe itu. Dan apa yang dia lihat,
pembaca?? Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang masih sama.
Belum jadi!
‘Alhamdulillah! ‘ pekiknya, tanpa sadar. Segera dia angsurkan tempe itu
kepada si pembeli.

Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu cantik itu. ‘Kok Ibu
aneh ya, mencari tempe kok yang belum jadi?’

‘Oohh, bukan begitu, Bu. Anak saya, si Sulhanuddin, yang kuliah S2 di
Australia ingin sekali makan tempe, asli buatan sini. Nah, agar bisa sampai
sana belum busuk, saya pun mencari tempe yang belum jadi. Jadi, saat saya
bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Ohh ya, jadi semuanya berapa,
Bu?’

Pembaca, ini kisah yang biasa bukan? Dalam kehidupan sehari-hari, kita acap
berdoa, dan ‘memaksakan’ Allah memberikan apa yang menurut kita paling
cocok untuk kita. Dan jika doa kita tidak dikabulkan, kita merasa
diabaikan, merasa kecewa. padahal, Allah paling tahu apa yang paling cocok
untuk kita. Bahwa semua rencana-Nya adalah sempurna.

Jangan pernah berkata Gagal,karena anda sebenarnya belum gagal,hanya anda kurang mencobanya lebih banyak.

Seorang pencundang mencari Alasan atas suatu masalah,  Seorang  pemenang mencari Solusi atas suatu masalah

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.